Perbedaan Hepatitis A Dengan Hepatitis B

  • -

Perbedaan Hepatitis A Dengan Hepatitis B

Ketahuilah selengkapnya mengenai Perbedaan Hepatitis A Dengan Hepatitis B, serta cara terbaik untuk mencegah penularannya.

Selamat datang kembali di website resmi Alfian Herbal, yaitu tempat penjualan obat herbal online terbesar dan terpercaya yang menyediakan berbagai macam obat herbal yang ampuh mengobati segala penyakit, baik penyakit akut maupun penyakit kronis. Seperti biasa di website Pengobatan Hepatitis ini kami selalu memberikan informasi kesehatan, jika sebelumnya mengenai Pencegahan Hepatitis A nah untuk sekarang ini adalah mengenai Perbedaan Hepatitis A Dengan Hepatitis B. Berikut selengkapnya.

Perbedaan Hepatitis A dengan Hepatitis B

Perbedaan Hepatitis A Dengan Hepatitis B — Hepatitis merupakan suatu gangguan pada sistem kerja liver yang disebabkan oleh infeksi virus. Konsumsi alkohol atau pemakaian obat jenis tertentu, efek samping suatu zat beracun serta menurunnya sistem kekebalan tubuh juga dapat menyebabkan timbulnya penyakit serius ini.

Penyakit ini terdiri dari 5 jenis, yaitu hepatitis A, B, C, D, dan E. Semuanya sama-sama berbahaya dan dapat berujung pada kematian. Namun seperti yang terlah disinggung diatas, kami akan menjelaskan mengenai Perbedaan Hepatitis A Dengan Hepatitis B.

Hepatitis A disebabkan oleh virus hepatitis A dan biasanya ditularkan melalui makanan yang terkontaminasi oleh virus hepatitis A. Sedangkan hepatitis B adalah infeksi pada ginjal yang diakibatkan oleh virus hepatitis B.

GEJALA – GEJALANYA

Gejala-gejala kedua penyakit memiliki kesamaan, antara lain menurunnya selera makan, demam, lesu, sakit perut, mual, muntah, rasa sakit pada persendian, timbulnya penyakit kuning dan buang air besar berwarna abu-abu.

Hepatitis B dapat mengakibatkan penyakit ginjal kronis, seperti gagal ginjal, sirosis atau kanker liver.

Hepatitis A memang tidak separah jenis B. Namun penyakit ini baru akan sembuh total dalam 6 bulan atau lebih. Seorang penderita hepatitis A yang melakukan rawat jalan tidak akan dapat bekerja atau beraktivitas selama kurang lebih 15 hari.

Sedangkan pasien yang harus menjalani rawat inap mungkin tak akan dapat beraktivitas sama sekali selama 32 hari. Sebanyak 70-80% pasien penderita hepatitis jenis ini terlihat kuning pada kulit dan matanya.

CARA PENULARANNYA

Selain melalui makanan yang telah terkontaminasi virus, hepatitis A juga menular melalui minuman atau kontak langsung dengan penderita.

Sementara hepatitis B menular melalui cairan tubuh. Bayi yang lahir dari ibu yang mengidapnya dipastikan akan menderita penyakit ini.

Penularan juga bisa terjadi melalui hubungan seks dengan penderita, penggunaan jarum suntik yang sebelumnya digunakan oleh penderita, atau pengunaan peralatan lain seperti jarum tato atau jarum tindik.

ORANG YANG BERISIKO

Siapapun yang bepergian ke sebuah daerah di mana penyakit ini sedang mewabah, memiliki pasangan dengan penyakit ini, atau anak-anak balita yang bersekolah atau dititipkan di tempat penitipan anak dengan seorang anak yang menderita hepatitis A/B sangat rentan tertular penyakit ini.

Resiko tertular  juga dihadapi para tenaga kesehatan yang menangani tranfusi darah, pembedahan atau sedang merawat pasien hemodialisis.

CARA PENANGANAN

Hingga saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan penyakit ini. Pasien hepatitis A biasanya hanya ditangani dengan istirahat total di tempat tidur (bed rest) dan pemberian obat-obatan untuk meringankan gejalanya . Pasien akan sembuh setelah beristirahat total selama 2 minggu.

Sedangkan seorang spesialis ginjal akan memonitor pasien hepatitis B secara berkelanjutan untuk mengetahui adanya gejala atau perkembangan penyakit liver. Mereka juga akan diberikan obat-obatan anti virus.

CARA PENCEGAHAN

Hepatitis A dapat dicegah dengan melakukan atau mendapatkan vaksinasi anti hepatitis A. Dan vaksinasi ini sebaiknya diperoleh oleh mereka yang sering bepergian ke luar negeri, kaum pria homoseksual dan penderita penyakit liver kronis. Mencuci tangan sampai bersih sesudah buang air kecil atau besar juga dapat mencegah timbulnya penyakit ini.

Hepatitis B juga dapat dicegah melalui pemberian vaksinasi anti hepatitis B. Hindari perilaku bergonta-ganti pasangan atau melakukan hubungan seks tanpa pengaman.  Hindarilah pula pemakaian jarum suntik, jarum tato atau pisau cukur bersama orang lain.

Nah, demikianlah informasi Perbedaan Hepatitis A Dengan Hepatitis B, dari mulai gejalanya hingga cara pencegahannya. Semoga informasi diatas bermanfaat.

PERBEDAAN HEPATITIS A DENGAN HEPATITIS B


  • Cara Meningkatkan Jumlah Sperma Dengan Cepat September 11, 2017
    Simak informasi mengenai cara meningkatkan jumlah sperma dengan cepat , secara alami dan aman tanpa menimbulkan efeksamping negatif. Jumlah sel sperma pada pria sangatlah penting dalam kehidupan rumah tangga seseorang, mengapa demikian ? karena menurut informasi yang didapatkan salah satu penyebab yang paling banyak ditemukan ketika pasangan suami istri sulit untuk mendapatkan keturunan yaitu karena […]
    admin_alfianherbal

Cari Artikel Kesehatan Disini :

Like Us On Facebook